Ada yang unik dari band J-Rocks. Secara grup ini beda banget dengan band-band kita pada umumnya. Warna musik dan dandanannya serba Jepang. Tapi emang itulah yang jadi pilihannya. ”Kami suka J-Rock karena awalnya tertarik pada musik dan fesyen Jepang,” ujar Iman, vokalis J-Rocks. Dari situlah awalnya band yang digawangi Iman, Anton (drum), Wima (bas) dan Sony (gitar) ini ngeband bareng.
Mulailah keempat personel ini mencari berbagai peluang yang bisa mengangkat citra J-Rocks. Salah satunya kesempatan ikutan audisi Nescafe Gets Started 2004 di Bandung. Ajang yang digelar awal Januari 2004 ini akhirnya bisa dimenangi J-Rocks. Alhasil, lagu mereka yang bertajuk Lepaskan Diriku sukses dimasukin ke dalam album kompilasi Nescafe Gets Started 2004.
Waktu itu perusahaan rekaman Aquarius Musikindo langsung mengendus potensi keempat anak muda ini. Lewat label inilah keluar album bertajuk Topeng Sahabat. Hits yang jadi andalan lagu Lepaskan Diriku dan Berharap Kembali. “Di album itu kami dibantu Bongky BIP,” ujar Sony. Soal penampilan, J-Rocks emang enggak ubahnya kayak band-band Jepang. Ini keliatan jelas dari gaya rambut dan berpakaian mereka.
Cukup lama band ini mengusung image rock Jepang atau yang biasa disebut J-Rock. Selama dua tahun mereka melanglang buana ke belahan penjuru Indonesia. Modalnya... ya itu tadi. Cuma album bertajuk Topeng Sahabat yang dirilis dua tahun lalu. Lewat hits Lepaskan Diriku dan Berharap Kembali, J-Rocks sukses merambahi ketatnya persaingan musik tanah air.
Salah satunya ya.. jadi pemenang di Nescafe Gets Started 2004 tadi. ”Kita enggak nyangka kalo kehadiran kita mendapat sambutan yang antusias,” tutur Sony lagi. Uniknya waktu mereka manggung di kota-kota kecil seperti Bengkalis, Muara Badak dan Ambulu, penonton yang sebgian besar ABG sangat hapal lagu-lagu mereka. Coba, gimana enggak bangga... di daerah pelosok pun nama mereka udah dikenal. Apalagi di perkotaan...
Gaya tampil yang serba Jepang emang udah jadi trade mark mereka. Tapi band ini sekarang mulai mengurangi aroma J-Stylenya. ”Kita agak sedikit ngurangi image Jepang. Sekarang kita coba nampilin sesuatu yang baru. Khususnya dari cara berpakaian yang lebih casual,” tambah Wima.
Bukan cuma cara dandanan aja yang luntur. Album kedua mereka yang berjudul Spirit juga mengalami perubahan. Permainan impresif diatas panggung enggak lagi dieksploitasi di album ini. Malah yang ada beat-beat bertempo sedang yang kini mendominasi album Spirit. Bahkan salah satu lagunya yang berjudul Kau Curi Lagi agak terasa kental nuansa baladanya.
Niat berubah ini bukan tanpa alasan. J-Rocks pengin lebih dewasa serta tampil bukan hanya dalam satu jenis musik aja. Dengan cara inilah mereka mengaku bisa menampilkan musik yang lebih berkualitas. Tapi yang perlu dipikirin bahwa ciri khas mereka adalah J-Rock. Jangan diilangin semua. Karena lewat genre dan penampilan semacam itu yang mengangkat nama mereka menjadi tenar.
Artikel Diambil dari Gen asik Kartu AS

Posted in:
0 comments:
Post a Comment